Setiap pesawat luar angkasa memiliki system pengendali. Pesawat itu tidak hanya diisi berton-ton bahan bakar yang mudah terbakar, diarahkan ke arah yang tepat, dinyalakan mesinnya, dan dibiarkan meluncur dengan sangat cepat. Ada sebuah system yang dibangun untuk mengendalikan pesawat selama penerbangan, menjaga agar daya bakar hebat yang menggerakkan pesawat tidak merobek pesawat itu menjadi berkeping-keping.

untuk membuatnya sedinamis roket – membutuhkan system pengendali juga. Bobbi DePorter, penggagas metode Quantum Learning, memiliki 8 Katalis Kunci sebagai system pengendali untuk mencapai kesuksesan yang kita harapkan.
Mengapa disebut Katalis Kunci? Dalam reaksi kimia dan fisika, katalis mendorong perubahan yang diinginkan. Dalam reaksi mental, katalis berfungsi seperti anak-anak kunci di dalam kunci. Kunci dirancang agar kita tidak bisa masuk. Ketika kita terkunci di luar konsep-konsep ini, kita tidak bisa masuk dalam Quantum Success. Kita tidak bisa sukses tanpa kunci-kunci ini. Untuk mendapatkan reaksi katalis ajaib yang dihasilkan oleh konsep-konsep ini, kita harus merenggut anak kunci dan masuk ke dalamnya.

Bobbi pertama kali mengembangkan 8 katalis kunci untuk SuperCamp. Sebelumnya, konsep ini dikenal sebagai 8 Keys of Excellence selama dua puluh delapan tahun yang lalu.

Kedelepan (8) Katalis Kunci ini adalah:
1. Integrity Integritas
2. Failure Leads to Success . 2. Kegagalan Menuju Sukses
3. Speak with Good Purpose3. Bicara dengan Tujuan Baik
4. This is It! 4. Ini adalah It!
5. Commitment5. Komitmen
6. Ownership6. Kepemilikan
7. Flexibility7. Keluwesan
8. Balance8. Keseimbangan

Mengapa kita tidak bisa sukses tanpa Katalis Kunci ini? Coba bayangkan seperti apa visi kita tanpa diarahkan katalis-katalis ini? Kita ingin mencapai mimpi-mimpi kita. Sangat menginginkannya tercapai. Namun, apakah kita begitu menginginkannya sehingga memanfaatkan dan menyakiti orang lain untuk mencapainya? Bukankah tujuan mengejar visi kita adalah untuk melakukan sesuatu yang baik di dunia ini?

Jika kita meninggalkan kekecewaan, ketidakpercayaan, dan rasa sakit, untuk apa mencapai tujuan kita? Visi tanpa prinsip-prinsip akan menjadi ambisi yang keji. Ambisi menjadi sangat terobsebsi dengan dirinya sendiri sehingga ia tidak peduli siapa yang dilindas untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Katalis Kunci menjunjung hubungan. Konsep-konsep ini mengatur cara berinteraksi dengan hidup, diri kita sendiri dan orang lain.