“Jadilah Harapan yang baik untuk Sang Ayah dan Bunda”

Manusia dan Harapan

 

Setiap manusia memiliki harapan. Harapan adalah keinginan yang tulus dari dalam hati untuk mendapatkan hal yang diinginkan yang baik tergapai. Harapan bukanlah cita-cita, cita-cita hanya lah keinginan yang bermuluk-muluk. Harapan itu nyata adanya dari dalam hati, dan harapan yang baik akan selalu tercapai, dengan usaha, doa, keikhlasan serta dengan keriangan.

Setiap anak adalah harapan bagi setiap orang tuanya. Harapan yang berasal dari dalam hari orang tua kita tetntunya akan menjadi kekuatan yang besar bagi diri kita. Setiap orang tua tentunya memiliki harapan yang sama, harapan itu tidaklah berlebihan seperti apa yang telah kita minta kepda orang tuakita, harapannya sangatlah tulus, yakni kita menjadi manusia yang berakhlah mulia, rajin, tidak membantah, menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga dan agama. Tidaklah orangtua kita meminta dan menuntut apa yang telah mereka berikan kepada kita. Sesungguhnya wajiblah dari setiap kita untuk membahagiakannya di  Dunia-Akhirat.

Harapan itu haruslah menjadi tolak ukur betapa ikhlas dan tulusnya orang tua kita mengurus, mendidik, mencintai dan menyayangi kita mulai dari lahir hingga tiada akhir rasa cinta dan sayang orangtua kita terputus. “Tidaklah ada mantan orangtua”. Sungguh besar rasa cinta dan sayang mereka.

Sebagai harapannya, kita wajib untuk menggapai harapan-harapanya itu. Berusaha lah kita secara maksimal untuk dapat membahagiakannya, menjadi anak yang menjadi harapan baiknya, menjadi anak yang shaleh dan shaleha tentunya. Betapa bahagianya meraka jika kita menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, menjadi orang yang sukses, berhasil menggapai harapan dan impian kita. Tentunya meraka bahagia melihatnya.

Kewajiban kita adalah “Birul Walliadain” berbuat baik kepada kedua orang tua kita, menjadi harapan baiknya, patuh dan penurut, berbakti kepadanya serta senantiasa Meminta Doa kepada Rabb kita agar mereka selalu diberikan kesehatan, diampuni segala dosa-dosanya serta disayangi oleh Allah sebagiamana mereka menyayangi kita, mendidik kita, menjaga kita di waktu kecil hingga saat ini. Doa anak yang shaleh tak’akan terputus, doa kita selalu di dengar oleh Allah. Senantiasa kita tak pernah putus mendoakan nya , meneruskan, mencontoh segala perbuataan dan kebiasaan yang baik yang pernah mereka lakukan di dunia ini. Semoga kita menjadi anak yang shaleh dan shaleha tentunya menjadi Harapan baik kedua orang tua kita, “semoaga bermanfaat :-) “.

Sumber : http://akhman.wordpress.com